Sabtu, 24 Desember 2011

"Pohon Natal" di Santo Lukas Gunakan 10.000 Botol Plastik

JAKARTA; - Dengan mengusung tema Go Green, panitia perayaan Natal Gereja Santo Lukas, Sunter, Jakarta Utara menghiasi gereja dengan pohon dan hiasan Natal dari sampah plastik.
Terdapat sekitar 10.000 sampah botol dan gelas air mineral, yang digunakan untuk membuat pohon dan hiasan. Pohon dan hiasan Natal dari sampah plastik tersebut, tetap terlihat indah dengan kerlap-kerlip lampu saat umat Katolik melaksanakan misa pada malam Natal di Gereja St Lukas, Sabtu (24/12/2011) ini.
Terdapat pula satu pohon Natal besar setinggi 3,5 meter dan 12 pohon hiasan yang lebih kecil.
Ketua panitia Perayaan Natal 2011 Paroki Santo Lukas, Untung Soetjipto, mengatakan, tema Go Green diusung dalam perayaan Natal kali ini, untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan kepada umat.
"Selama ini kita tidak sadar dengan kondisi lingkungan kita yang sudah rusak. Sampah di mana-mana. Kami ingin menyampaikan kepada umat agar mau menjaga lingkungan di sekitar kita," ucap Untung.
Tema Go Green dari Gereja Santo Lukas ini, sesuai dengan apa yang dicanangkan Keuskupan Agung Jakarta terkait perayaan Natal 2011, yakni Mari Berbagi, Kesederhanaan, dan Lingkungan.
Misa pada malam Natal di Santo Lukas ini dipenuhi umat dan berlangsung khidmat.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons